Mengejar Mentari di Halimun

Sahabat alam team....abis ngambil sun rise...foto-foto dong...ada Fevo n Mas Nanang
hhmmm....

Pagi masih terlalu dini…

Mentari pun belum menyembulkan sinarnya…

Di sebuah kamar berdinding anyaman rotan, aku masih menikmati hangatnya sleeping bag dan indahnya bunga mimpi.

Sekitar pukul 5 pagi, alarm dari handphone, tak henti-hentinya berdering.

Aaghhh…Memaksaku keluar dari kehangatan sleeping bag.

Segera, sambil tetap mengenakan kaos dan celana training yang kupakai tidur, aku meninggalkan bilik anyaman rotan tersebut.

Tiba saatnya untuk mengejar matahari.

Bersama 4 orang lain, kulangkahkan kakiku di rerumputan yang basah karena embun. Hanya berbekal lampu senter, kami berjalan dalam gelap. Melintasi hamparan kebun teh.

Jalan yang kami lalui, hanyalah jalan setapak yang biasa digunakan oleh warga sekitar dan pemetik teh. Tak heran, jalanan hanya muat untuk 1 orang, basah karena embun, licin dan menanjak curam.

Kami harus naik sampai ke jalan besar, lalu naik lagi hingga tiba di sebuah lapangan bola di puncak bukit.

Buatku yang lahir dan besar di kota, melintasi jalanan seperti ini butuh perjuangan ekstra. Napasku pun sudah tak terkontrol, ngos-ngosan…

Kakiku sudah terasa berat untuk melangkah. Namun, melihat puncak yang sudah hampir tiba, dan bayangan akan indahnya mentari terbit di Halimun, memompa semangatku untuk terus berjalan.

Aaghh..akhirnya tiba juga, tak terlukis betapa leganya aku ketika tiba di puncak bukit itu.

Betul saja, di sebuah lapangan bola yang berada di atas bukit, aku melihat hamparan perbukitan di belakangku dan di depanku, semburat merah mentari pagi baru terlihat samar…

Aku dan 2 temanku, menikmati indahnya pagi di pegunungan Halimun, Sukabumi, Jawa Barat.

Sebuah awal yang indah untuk memulai hari di Halimun…

27 Juni 2008

One thought on “Mengejar Mentari di Halimun

  1. Suatu pengalaman yang menarik, dan yang sebenarnya sangat ku inginkan. Pengalaman seperti itu hanya bisa ku nikmati melalui pandangan mata di saluran National Geography. Lucky for you babe that you can enjoy and experience the beauty of the world.

    Alam begitu indah, hanya dengan menikmati alam; hilanglah stress hehehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s