The way of Thinking….

“…its all about the way of thinking…”

Begitu kata CEO kami, saat aku dan Maria berbincang dengan beliau mengenai missing link dalam konten program kami dihubungkan dengan apa yang terjadi di masyarakat Indonesia.

Aku sih mengerti apakah yang dimaksud dengan missing link itu. Yang pasti, adanya perbedaan mendasar antara cara berpikir orang Indonesia dan Master Cheng Yen. Tapi sesungguhnya perbedaan itu bukanlah perbedaan yang disebabkan oleh jenjang pendidikan atau embel-embel title dan sebagainya.

Kira-kira begini, seringkali kita mengeluh bahwa uang yang kita miliki tidak cukup untuk memenuhi gaya hidup kita. Katakanlah, ketika pertama kali bekerja gaji yang kita terima adalah 1 juta rupiah. kini setelah sekian tahun bekerja, gaji kita udah meningkat menjadi 10 juta rupiah. logisnya jumlah itu cukup untuk memenuhi semua kebutuhan dan menabung. Tapi kenyataannya, kita masih mengeluh uang itu tidak cukup.

Nah, sekarang gimana kalo cara berpikirnya kita ubah. Berapapun jumlah gaji yang kita terima, pasti akan mencukupi semua kebutuhan kita.

Cara berpikir seperti inilah yang sebenernya menjadi prinsip dari Master Cheng Yen dalam mengajarkan ajarannya. Materi tidak akan pernah cukup. Namun bila kita memiliki hati yang bersyukur, berapapun materi yang kita miliki, pasti mencukupi semua kehidupan kita.

Begitu kira-kira missing link yang dimaksud oleh CEO. Da Ai TV menawarkan program-program yang bisa memberi pertumbuhan dalam prinsip hidup, cara berpikir, perilaku dan hubungan antar manusia. Tapi, di sisi lain, masyarakat Indonesia masih mempermasalahkan masalah perut. Detik demi detik dilalui memikirkan bagaimana cara bertahan hidup. Asalkan bisa bertahan hidup, segala cara akan ditempuh.

Nah, tantangan besar Da Ai TV saat ini adalah bagaimana caranya, melalui program dari Da AI TV, bisa mengetuk hati si kaya agar bisa berkontribusi bagi masyarakat dan memikirkan kehidupan orang-orang di luar sana yang tidak seberuntung mereka. Kedua adalah bagaimana Da Ai TV bisa mengajak kaum kurang mampu untuk mengembangkan nilai positif dalam diri mereka, sehingga mereka bisa menjadi Garam dan Terang dunia..

Bukan hal yang mudah, tapi ini tujuan yang harus kami jalankan. Entah berapa lama waktu yang dibutuhkan, tapi hal ini harus terus diusahakan.

1 Agustus 2008

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s