Honeymoon

Apa sih gunanya honeymoon?

Itu yang jadi pertanyaanku ke Jay. Dalam benakku, honeymoon adalah saatnya jalan-jalan, eksplore tempat baru. Ternyata anggapanku ini, cukup membuat bingung orang lain yang mendengarnya. Apalagi, ketika aku mencetuskan ide untuk jalan-jalan, dan menikmati kehidupan di Singapura. Untungnya ide ini batal.

Kami memilih Bali, sebagai tempat honeymoon. Selama 3 hari 2 malam, kami “menyepi” di sebuah private villa di Jimbaran.

Di Villa ada private swimming pool. Setidaknya hobi aku berenang, tersalurkan juga. Tidak banyak yang bisa dilakukan, selain bersantai, berjemur, spa, tidur, ngobrol, makan, nonton dvd, dan nulis.

Hari ke-2 aku agak bosen, karena kita benar-benar di”putuskan” dengan dunia luar. Beruntung ada Vie dan Jerm yang ngajak kita makan di Jimbaran dan hang out di Kudeta.

Tapi yang pasti, liburan ini sebenernya memang kita butuhkan, apalagi setelah persiapan pernikahan yang super duper stress dan cape. Sekalian membiasakan status kita yang kini udah berubah.

Tidak banyak pembicaraan mengenai hari depan yang kita angkat. Mungkin karena hubungan kita yang udah lama dan selama ini, sedikit demi sedikit udah kita omongin. Jadi yah..relax aja deh….

2 thoughts on “Honeymoon

  1. honey moon hanya utk meneruskan tradisi org abis married yah, karena setiap orang melakukannya jadinya kehilangan makna, he he

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s