Wanted…Indonesian Culinary Programme

Beberapa hari ini, aku lagi sering nongkrongin siarannya AFC (Asian Food Channel). Gara-garanya lagi pengen belajar masak dan memuaskan mata melihat makanan yang enak-enak😀

Program di AFC semuanya berhubungan dengan kuliner. Ada program yang kasih rekomendasi tempat makan enak, resep masak, ampe lomba chef. 

Ada beberapa program sih yang menarik. Tapi ada juga yang setelah diliat dan dipikir, kok jadi menimbulkan rasa gregetan ya…

Salah satunya, program yang judulnya Selera Asean. Hostnya membawakan program dengan bahasa Melayu campur Inggris, khas orang Malaysia (karena ini program buatan Malaysia yang dijual ke AFC). Opening program, host nyanyi lagu “Burung Kakak Tua”. Aku, yang sekarang lagi tinggal di Filipina, denger ada yang nyanyi lagu ini, langsung aja buru-buru liat. Betapa kecewanya, ketika diliat ternyata orang Malaysia yang lagi nyanyiin. 

Lalu aku juga coba cari di google, masa sih malaysia juga klaim ini lagu nasionalnya mereka. Perasaan, sejak 27 tahun lalu, lagu ini udah jadi bagian dari masa kecilku. Yah…bener aja deh, ada beberapa situs yang klaim lagu ini sebagai Malayan song…

GUBRAK…….

Duh, kapan sih Malaysia bisa berenti  nyuri budaya Indonesia. Dari tempe, batik, lagu terang bulan yang jadi lagu nasionalnya Malaysia, payah nih negara….

Trus sempet lagi liat satu program, buatan Singapura, yang kasih rekomendasi tempat makan enak. Di salah satu segmen, hostnya ekspose tentang satu resto yang jual pancake. Ternyata setelah diliat-liat, pancake yang dimaksud itu martabak. Fillingnya juga sama ada kacang, coklat, keju. Bedanya mereka ada pake kelapa, kacang item, biji lotus dll…

Kemudian di program yang lain, mengangkat snack dari Malaysia di sebuah resto di Taiwan. Salah satu menu dari resto ini adalah jajanan pasar wong Jawa yaitu ongol-ongol (mereka sebut Ongko-Ongko) dan kue dadar isi unti (mereka bilangnya Kueh Dada). Beruntung mereka menyebut kalo Ongol-ongol memang berasal dari Indonesia. Cuma tidak ada keterangan lebih lanjut tentang si dadar unti, kesukaanku sejak kecil ini.

Melihat program-program ini, rasanya kok nyesek juga ya. Indonesia yang kulinernya sangat beragam, kok belum ada sebuah program yang bisa mendunia dan memperkenalkan Indonesia yang dunia kulinernya wuahhh…..

Ppsstt…di Filipin aja nih, kalo kita menyusuri ujung pulau Mindanao ampe ujungnya pulau Luzon, makanan mereka semua sama yaitu sinigang, sisig, pinakbet, kare-kare. Sedangkan coba deh Indonesia, dari Sabang ampe Merauke, tiap kita masuk ke daerah berbeda, makanan ikut berbeda…

nah itu, mana gue kaga bangga ama Indonesia.

Apalagi di Filipina, Bangus itu terkenal banget, semua orang sini pasti makan bangus.

Mau tau apakah bangus itu???

Bangus adalah ikan bandeng….denger-denger mereka ambil bibit dari Indonesia, dan dikembangkan disini.

Hhhmmm……menunggu ada program kuliner dari Indonesia yang bisa mendunia nih….

Ato nanti gw bikin sendiri aja kali ya….

Kalo gitu udah harus buka jaringan nih ama Chef Indonesiana….

3 thoughts on “Wanted…Indonesian Culinary Programme

  1. bikin program sendiri dong, secara produser gitu loh. gw siap jd cameraman n editornya deh.. hehehe..

    btw, kynya program kuliner indonesia (tv swasta nasional) sudah disubscribe di kabel deh, jd cakupan pemirsanya lebih luas..

    1. yups…pak produser dokumenter (Ari) dan pak Asprod (Erick), kalian yang bikin dong…:D
      g support deh hahaha….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s