Katak dalam tempurung

Dari seluruh bagian dari tubuh manusia, mungkin yang paling berbahaya adalah pikiran dan mulut.
Mulut, bisa mengucapkan kata-kata bohong, atau ucapan yang menyakitkan orang lain.
Pikiran bisa mencetuskan berbagai ide untuk bertingkah laku negatif maupun positif.

Hidup di tanah asing, tidak kenal siapa-siapa dan belum tau medan sekitar, cukup membuatku mendekam di apartemen selama 3 bulan pertama di Manila. Keluar apartemen hanya kalau butuh membeli sesuatu atau bosan dan mau jalan-jalan.
Tapi dengan intensitas di rumah yang sangat tinggi, cukup membuat pikiranku bergerak ke arah negatif.

Diomongin sedikit menyindir ama Jay, udah cukup membuatku “panas”.
Tingkah laku teman yang menyakitkan, ucapan yang agak nyindir, bisa membuatku naik pitam.
Bahkan aku berubah menjadi seseorang yang aku benci, karena aku merasa dengan adanya aku, lingkungan dan orang sekitar terkena imbas dari sikap negatifku.

Padahal kondisiku ini sangat berbeda bila dibandingkan dengan dulu waktu masih bersibuk ria di kantor.
Dulu, mau diomongin orang seperti apa, dijutekin seperti apa, pikiranku cuma satu, “sebodo amat, emang gue pikirin.”
Sampai-sampai ada teman yang bilang, ” elu tuh orang yang selalu bisa melihat sisi positif walau sekecil apapun itu.”

Lama-lama aku sadar, perubahan aku yang drastis ini dikarenakan kurangnya aktifitas positif. Akhirnya, aku mulai deh jalan-jalan sendiri, sering-sering ke Gym buat nambah temen baru, ikut les mandarin, belajar TOEFL, ampe bengong-bengong di coffee shop cuma buat baca buku, cari inspirasi nulis dan bengong liatin aktifitas orang lain.

Sejak saat itu, perubahan yang aku alami cukup lumayan. Pikiran positif mulai bermunculan, dan aku tidak terlalu sensitif bila ada tindakan dan ucapan orang lain yang agak tidak enak di hati.

Walaupun dalam berinteraksi dengan orang lain selalu muncul masalah, namun itu adalah hal yang sangat sehat. Karena kita bisa bertumbuh menjadi lebih dewasa dan mempelajari banyak hal.

Intinya jangan jadi katak dalam tempurung, karena lama-lama kita bisa cepet tua. Kan gue ga mau kalo di cap jadi nenek nyiyir :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s